Seperti biasa di setiap pagi saya selalu mereview berbagai media sebagai bahan untuk disampaikan di morning briefing. Pagi itu, perhatian saya tertuju pada sebuah iklan yang dimuat di media lokal. “Kulo Nuwun Kopitiam Oey Buka di Solo.” Demikian bunyi iklan yang didesign menarik, menggunakan bahasa yang simple namun informative.
Iklan itu menandai dibukanya kedai kopi milik [...]
Di tengah kepungan ragam acara yang marak diselenggarakan di kota Solo pada bulan Juli , Solo Batik Festival (SBF) kembali digulirkan. Unjuk karya designer kota Solo yang kedua ini nampak beda dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Hal ini bisa dilihat dari partisipasi designer yang ikut dalam acara ini. Dalam gelaran kali ini terdapat beberapa designer tamu [...]
Pasang dan surut dalam menjalani pekerjaan sering kita alami. Apalagi pekerjaan itu merupakan runtinitas. Kita sering kali harus melakukan sesuatu untuk mempertahankan kecintaan terhadap apa yang kita kerjakan . Memberikan suntikan energy untuk melawan rasa bosan. Seperti yang saya alami. Sepuluh tahun mendedikasikan diri pada pekerjaan ini ternyata membuat banyak hal yang terlewati.
Hari Minggu lalu, [...]
Belakangan banyak selebritis, tokoh tokoh besar bahkan perusahaan yang mengalami krisis “pencitraan” karena kasus-kasus hukum. Biasanya, mereka lantas menggunakan jasa lawyer atau public relations (PR) untuk membantunya. Namun acap kali, strategi yang dipergunakan justru menjadi bumerang.
Kegagapan menghadapi krisismemang hanya akan melahirkan kebingungan yang gilirannya membuat langkah-langkah yang dilakuka
Hancur hati saya menyaksikan tim Brazil harus angkat koper dari Afrika Selatan lebih dini. Sedih sekali perasaan saya melihat Kaka yang hanya tertunduk lesu saat gagal menyelamatkan timnya saat melawan Belanda. Bagi saya, Brazil adalah tim yang harus selalu saya dukung bahkan sejak saya lahir. Di pundak Kaka, pemain bintang berwajah imut, saya berharap Brazil [...]
Jangan tanyakan kenapa saya memilih jempol, bukan kenapa rambut panjangnya atau komentar-komentar nyinyir Cut Tari saat menjadi presenter. Saya tidak pernah memperhatikan jempol milik Cut Tari. Jadi saya tak juga tidak pernah tahu bagaimana bentuknya, gede, kecil atau panjang. Tetapi jelas saya bisa memaknai artinya kalau jempol itu diacungkan.
Semua ini berawal dari rasa geregetan karena pandangan minor terhadap kompentensi praktisi public relations. Profesi ini memang tergolong baru. Tidak semua perusahaan menggunakan bahasa yang sama untuk menyebut jenis dan bidang profesi ini. Tidak banyak public relations mendapatkan akses pengambil keputusan atau manajemen di suatu perusahaan. Tidak sedikit perusahaan yang hanya menempatkan public relations sebagai [.
Puluhan public relations (PR) se-Solo Raya berlenggak lenggok di atas catwalk di sebuah mall malam itu. Busana bertema casual dan sporty yang dikenakan PR menghibur pengunjung mall. Sepertnya agak aneh memang, jika biasanya para PR itu berbusana formal sebagai seorang eksekutif, malam itu, mereka terlihat tampil beda dan sportif. Kami tidak sedang beralih profesi kok, [...]
Beberapa waktu yang lalu, saya menyempatkan memenuhi undangan dari The Body Shop, sebuah produsen kosmetik yang menawarkan kelas kecantikan. Sebenarnya, saya agak kurang tertarik dengan acara itu. Saya membayangkan keribetan yang akan saya temui. Lagi pula saya kurang suka belajar dandan secara formal. Saya biasa berdandan dengan mengikuti naluri bukan karena pakem atau teori.